Sabtu, 06 Agustus 2011

Ibrani 12 : 4 - 11

TERIMA DIDIKAN ALLAH

Hidup ini penuh dengan pergumulan, terkadang kita jatuh dalam pencobaan sehingga mengakibatkan jatuh dalam dosa, godaan dunia sangat menjanjikan, adapun pengharapan yang dijanjikan seperti kekayaan, kecantikan, awet muda, hidup mewah, hidup bebas bahkan ada tawaran untuk menggampangkan mendapatkan sesuatu dengan melalui berhala dan sebagainya. Kekuatan dunia begitu mempengaruhi hidup kita, bahkan ada yang mengatakan “jangan ketinggalan jaman” semuanya serba instan tidak perlu repot ke Gereja untuk beribadah cukup di mall kita juga bisa ibadah karena selesai ibadah langsung bisa jalan – jalan dan belanja. Bagaimana kita menghadapi semua ini ? Untuk itu dalam nas ini Tuhan mengingatkan kita bahwa pergumulan yang terjadi belum sampai mencucurkan darah jangan lupa akan didikannya “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila angkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya (ayat 4-6).

Dalam nas ini selanjutnya dikatakan Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Dimanakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya ? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. Selanjutnya dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh supaya kita boleh hidup ? Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya. (ayat 7-10).

Sungguh didikan yang meningkatkan kualitas hidup menuju keselamatan, maukah kita menerima didikan itu dengan lapang dada dengan mengendalikan diri tidak melakukan perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan, semuanya diserahkan kepada diri kita masing – masing untuk menanggapinya, yang jelas bahwa tidak ada didikan yang salah dari Allah dan pasti Dia tidak akan membiarkan kita jatuh ke dalam kesengsaraan. Karena memang tiap – tiap ganjaran pada waktu ia berikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya (ayat 11). Amin (KAP)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar